RESENSI KEJAHATAN DAN HUKUMAN

Judul              : Kejahatan dan Hukuman
Penulis           : Fyodor Dostoyevsky
Penerbit         : Yayasan Obor Indonesia
Tahun Terbit   : 2001
Tebal buku     : 448

Novel fiksi ini ditulis oleh Fyodor Dostoyevsky. Fyodor adalah seorang sastrawan rusia terbesar, yang karya-karyanya menimbulkan dampak yang panjang terhadap fiksi pada abad ke 20. Karya-karyanya seringkali menampilkan tokoh-tokoh dalam keadaan yang putus asa dan pikiran yang sangat ekstrem, sehingga memperlihatkan pemahaman yang luar biasa tentang psikologi manusia serta analisis yang mendalam mengenai keadaan politik, sosial, dan spiritual di Rusia pada masanya.

Salah satu novel yang menampilkan tokoh utama yang terpuruk adalah novel yang berjudul kejahatan dan hukuman. Kisahnya sendiri tidak menceritakan tentang bagaimana seting pengungkapan dan penangkapan pelaku kejahatan seperti kisah kriminal biasa, bahkan jalannya pembunuhan yang menjadi kisah pembunuhan dan si pelakunya sudah terang di novel ini, tetapi bagaiaman sang pelaku pembunuhan yang adalah tokoh utama dalam buku ini, bergumul dengan pemikiran-pemikirannya sendiri tentang pembunuhan yang telah dia lakukan.

Novel ini menceritakan Rodion Romanovich Raskolnikov (Rodya) seorang pemuda mantan mahasiswa. Kemiskinan menghancurkan cita-citanya. Kemiskinan juga yang mengusik harga dirinya. Realita, kesenjangan sosial juga masalah-masalah sosial lainnya sebagai orang miskin, itulah yang membuat Rodya banyak merenung dan berpikir di tengah pahitnya hidup. 

Dari pemikirannya, ia merasa berhak membunuh seorang wanita tua lintah darat, Alyona Ivanovna. Alyona memeras orang-orang, mematok bunga yang tinggi dan semakin menjatuhkan mereka ke dalam kemiskinan. Penyebab kemiskinan dan makin meningkatnya kemiskinan, salah satunya karena ada orang-orang macam Alyona Ivanovna. 

Meski diliputi kemiskinan Rodya membunuh bukan untuk merampok dan mengambil harta Alyona. Harta Alyona bukanlah orientasi utamanya. Ia memang mengambil harta Alyona. Tapi ia tidak mengambil dan menggunakan harta itu sedikitpun. Ia malah menyembunyikan harta itu. Alasan utamanya lebih karena hasil pemikiran dan kebenciannya terhadap keadaan dan orang-orang macam Alyona Ivanovna.

Rodion Romanovich Raskolnikov menanggung beban batin berbulan-bulan. Menghadapi dirinya sendiri. Karena konflik batin yang begitu mendalam, kesehatannya menurun dan ia jatuh sakit. Jiwanya terguncang dan kewarasannya dipertanyakan. Selain memikirkan perbuatannya sendiri, ia juga memikirkan apa akibatnya dan siapa yang akan kena imbasnya. Dounia, adik perempuannya dan Pulcheria Aleksandrovna, ibunya yang tinggal di desa, ayahnya telah meninggal. Kedua perempuan itu datang ke Peterburg karena mengikuti tunangan Dounia dan  mendengar kabar Rodya sakit. Rodya dan ibunya kerap berkirim surat, dalam suratnya, Pulcheria mengatakan bahwa Dounia akan menikah dengan seorang lelaki kaya dan terhormat. Hal itu tentu bisa membuat masalah-masalah finansial keluarga mereka selesai. 

Tapi Rodya tidak suka dengan alasan itu dan tidak suka dengan Luzhin, tunangan Dounia. Hal tersebut menambah kerumitan hidup Rodya. Di tengah konflik yang menimpanya bertubi-tubi, ia bertemu dengan seorang gadis bernama Sonia. Ia memiliki ketertarikan khusus pada gadis itu. Ia memandang gadis itu memiliki penderitaan yang sama dengannya, kemiskinan dan pahitnya hidup. Ia bersimpati kepada Sonia. Keterlibatan Sonia dalam masalah-masalah yang membelit Rodya, membuat Rodya jatuh hari pada Sonia. Mereka saling jatuh cinta dan Sonia mendampingi Rodya di Siberia.

Pada awal saya membaca novel ini, saya merasa terkena gangguan psikologis yang membuat saya berhenti sejenak ketika membaca buku ini. Novel ini memiliki kualitas yang menyeramkan jika dibandingkan dengan buku-buku yang pernah saya baca. Banyak buku yang menceritakan tentang kisah thriller pembunuhan dengan segala macam penyelidikannya, namun buku Kejahatan dan Hukuman ini membedahkan dari sisi yang sungguh berbeda. Dimana tokoh utama dalam novel digambarkan sebagai sosok pembunuh. 

Kisah yang dituliskan oleh Fyodor sangat nyata, membuat pembaca mengikuti alur si tokoh utama dan merasakan bagaimana rasanya ketika membunuh seseorang. Bikin takut dan tidak ingin melakukan kejahatan seperti yang dilakukan oleh tokoh utama. Yang saya rasa dari membaca dari buku ini adalah tidak ada tokoh protagonis diceritanya, tidak seperti novel lain yang menuliskan bahwa tokoh utama adalah tokoh teladan, namun di novel ini tokoh utama adalah seorang pembunuh.

Meskipun begitu terdapat teori - teori yang terdapat didalam novel ini yaitu "ketakutan membuat seorang taat pada peraturan". Dan juga banyak kisah yang dapat dijadikan sebagai panutan. Kita harus berpikir terlebih dahulu sebelum bertindak agar tidak terjadi masalah. Selain itu, buku tersebut cocok dibaca oleh para perantauan yang jauh dari rumah karena memberikan contoh yang tepat mengenai bertindak dengan seseorang dimana kita jauh dari perlindungan keluarga.

Novel ini menarik dan bikin bergetar ketika dibaca namun, cerita yang berbelit - belit yang dituliskan bikin bosan. Selain itu bahasa yang digunakan cukup sulit karena itu orang awam yang membacanya akan kebingungan. Kisah dan problema si tokoh dapat dijadikan sebagai pedoman bagaimana cara bertindak oleh karena itu, sangat disarankan untuk dbaca. Dan selamat membaca...


Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESENSI NOVEL DRAMA MANGIR

Bentuk Kasih Sayang Seorang Nh. Dini

Misteri Kinerja Kemensos